Selasa, 26 Januari 2016

Satu Kalimat yang Dapat Patahkan Punggung Iblis

Iblis dahulunya adalah penghuni surga yang paling dekat dengan Allah SWT. Namun, Ia begitu sombong dan membangkang ketika diperintahkan untuk bersujud kepada Nabi Adam as. Akhirnya, Iblis diusir dari surga dan menjadi musuh abadi Allah SWT.

Tidak tanggung-tanggung, Iblis memiliki misi untuk membawa sebanyak-banyaknya manusia agar terseret ke lembah nista. Berbagai upaya dilakukan agar manusia mengikuti perintahnya, baik dari arah depan, belakang, kanan dan kiri.

Keturunan Adam pun tidak berdaya dengan tipu daya iblis sehingga terjerumus kepada perbuatan dosa.  Namun selalu ada upaya untuk menghalau mereka. Ternyata ada sebuah kalimat yang dapat mematahkan punggung iblis dan membuat tidak berdaya. Kalimat apakah yang dimaksud?

Cara terbaik untuk membentengi diri dari godaan iblis adalah dengan meminta perlindungan kepada Allah SWT. Jika Allah SWT sudah melindungi hamba-Nya, maka tidak ada satupun makhluk yang bisa mengganggu hamba tersebut.

Sebaik-baiknya perlindungan diri dari godaan iblis adalah dengan kalimat-kalimat thayyibah yang langsung direkomendasikan oleh Allah dalam Al-Qur;an serta petuah Rasulullah SAW dalam banyak hadistnya.

Kalimat itu sanggup binasakan setan (meskipun ia bisa hidup kembali) dan (dengan kalimat itu) bisa mematahkan punggung iblis. Terkait kalimat thayyibah ini, Imam Mujahid juga berkata, “Tidak ada sesuatu pun yang mampu mematahkan punggung iblis melebihi kalimat Laa ilaaha illallaah.”

Suatu ketika, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, “Bacalah ‘Laa ilaaha illallaah (Tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah) dan astaghfirullah (Aku meminta ampun kepada Allah), dan perbanyaklah!”

“Karena,” lanjut Nabi sebagaimana diriwayatkan oleh al-Hafizh al-Maushili dari Abu Bakar ash-Shiddiq, “iblis berkata, ‘Aku membinasakan anak Adam dengan dosa. Dan, mereka membinasakanku dengan Laa ilaaha illallaah (Tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah) dan astaghfirullah (Aku meminta ampun kepada Allah).”

Lanjut setan mengatakan, “Ketika aku melihat itu, aku membinasakannya dengan hawa nafsu dan mereka menyangka bahwa mereka adalah orang-orang yang mendapat petunjuk.”

Kalimat thayyiban tersebut tidak hanya bisa melindungi diri dari bisikan dan godaan iblis dan pengikutnya. Akan tetapi juga bisa menjadi senjata ampun agar kita dikaruniai surga jika dibaca saat akhir hayat. Selain itu, memperbanyak istighfar akan diberikan jaminan oleh Allah Ta’ala agar rezeki yang dilimpahkan penuh dengan keberkahan.

Demikianlah informasi mengenai kalimat yang dapat patahkan punggung iblis. Amalkanlah bacaan kalimat tersebut, agar kita terhindari dari godaan iblis yang keji, terkutuk dan laknat serta senantiasa mengajak manusia untuk melakukan maksiat agar bisa terjerumus bersamanya di neraka kelak.

Senin, 25 Januari 2016

Lima Cara Hadapi Suami Cuek dan Egois

Perubahan sifat sering terjadi saat seseorang sudah menjalani hubungan rumah tangga. Hal ini kerap dirasakan istri atas sifat suami yang mengalami perbedaan cukup signifikan. Bahkan terkadang perubahan tersebut tidak terbayangkan sebelumnya.

Jika pada awalnya perhatian dan penyayang, setelah menikah suami bisa berubah menjadi sosok cuek dan egois. Mereka bisa berubah menjadi pribadi yang tidak peduli terhadap keluarga dan  melakukan sesuatu sekehendak hati. 

Perubahan tersebut tentu akan membuat hati wanita tersakiti. Namun tetap ada cara yang bisa dilakukan untuk mengantisipasi perubahan ini. Bagaimana caranya? Berikut informasi selengkapnya.

1. Bersabarlah

Cara pertama yang dapat dilakukan untuk menghadapi suami yang cuek dan egois adalah dengan bersabar. Meskipun sifat egois yang dimiliki suami kerap kali membuat istri harus terus-terusan menelan kekecewaan dan merasa tidak diperhatikan. Itulah sebabnya seorang istri dituntut untuk memiliki kesabaran ekstra dalam menghadapi suami yang demikian.

Apabila sikap egois suami dibalas dengan sikap yang egois pula, maka akan membuat keharmonisan dalam keluarga tersebut menurun. Jangan berprasangka buruk dengan sikap suami yang cuek dan egois, bisa jadi mereka sedang menghadapi masalah di kantor tempatnya bekerja dan tidak sempat memperhatikan anda.

Sebagai istri yang baik haruslah mampu bersabar dan mampu membantu suaminya dalam menghadapi masalah yang tengah dihadapi. Hal ini tentu saja bertujuan agar hubungan tersebut berjalan dengan baik dan semakin harmonis.

2. Pintarlah Dalam Mengutarakan Perasaan

Tidah hanya dituntut untuk menjadi sosok yang sabar, dalam menghadapi suami cuek dan egois seorang istri juga harus bisa pintar dalam mengutarakan perasaannya. Mungkin agak sulit untuk memulai pembicaraan mengenai uneg-uneg yang selama ini dirasakan istri atas sikap suami.

Akan tetapi, cobalah untuk berbicara masalah tersebut agar si suami mengerti apa yang diinginkan oleh istri. Namun hal yang harus diperhatikan adalah dalam menyampaikan maksud hati tersebut jangan sampai menyinggung apalagi menyakiti hati suami.

Tetap sampaikan keluhan tersebut dengan lemah lembut. Jangan sampai melontarkan kata-kata kasar atas rasa kesal yang selama ini dipendam. Hal ini bertujuan agar tidak menyulut emosi sumai yang bisa menyebabkan pertengkaran antara pasangan.

3. Cerdas Sewaktu Berkompromi
Cara selanjutnya yang harus dilakukan oleh istri dalam menghadapi suami yang egois dan cuek adalah dengan cerdas sewaktu berkompromi. Apabila anda sedang membutuhkan bantuan suami namun mereka menolak untuk melakukannya, maka hindarilah untuk memarahi dan mengutuk suami.

Sebaliknya, lakukanlah kompromi bersama suami. Jangan menunjukkan sikap bahwa istri sedang memerintah suami untuk melakukan sesuatu. Buatlah ia merasa tulus sewaktu membantu pekerjaan istri di rumah.

4. Sediakan “Me Time”
Sifat egois yang dimiliki oleh suami bisa saja disebabkan karena adanya kejenuhan dalam melakukan rutinitas. Kesibukan yang teramat sangat bisa menjadi pemicu pudarnya rasa kepedulian terhadap lingkungan sekitar termasuk pada keluarga.

Hal yang harus dilakukan istri dalam menghadapi suami yang bersikap demikian adalah dengan meminta suami untuk menyediakan me time atau waktu luang untuk melakukan hal-hal positif yang menyenangkan dan bisa meningkatkan kesehatan mental suami istri. 

Ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan dalam waktu luang tersebut. Seperti olahraga bersama, atau sekedar jalan-jalan di taman seperti waktu awal pernikahan dulu.  Bisa juga bersantai di rumah dengan bercanda ria bersama anak-anak dan keluarga besar.

5. Menumbuhkan Kembali Rasa Sayang
Cara terakhir untuk menghadapi suami yang cuek dan egois adalah dengan menumbuhkan kembali rasa sayang. Sikap suami yang berubah kepada istrinya bisa jadi dilatarbelakangi karena mulai berkurangnya perhatian dari istri.

Mungkin seorang istri lupa cara menyenangkan suami karena kesibukkannya mengurus anak dan rumah tangga serta mengelola keuangan. Lantaran kurang perhatian dari istri tersebut maka akan membuat hubungan itu menjadi hambar dan pada akhirnya membuat berkurangnya rasa kasih sayang antara kedua belah pihak.

Hal inilah yang kemudian memicu suami berpikir untuk bersikap egois dan tega terhadap istrinya. Oleh sebab itu, jika hal seperti ini terjadi maka hal yang harus dilakukan istri adalah dengan kembali memperlakukan suami sebagaimana mestinya, berikan perhatian agar perasaan sayang tersebut kembali muncul di tengah keluarga. Dengan melakukan perbuatan tersebut, secara otomatis akan membuat suami menjadi lebih peka dan lebih peduli kepada sang istri.

Demikianlah informasi yang bisa dilakukan istri untuk menghadapi suami yang cuek dan egois. Perlu dipahami bahwa tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini. Jika sudah mulai merasakan perubahan dalam diri suami, maka segeralah lakukan  cara untuk mendapatkan kembali perhatiannya.

Sabtu, 23 Januari 2016

Inilah Empat Keutamaan Menunggu Waktu Salat

Salat merupakan ibadah wajib yang dikerjakan muslim lima kali dalam sehari. Selain memperoleh pahala, ternyata ada banyak keutamaan yang akan didapatkan orang yang senantiasa melaksanakan ibadah ini.

Sayangnya, banyak orang mengutamakan duniawi terlebih dahulu baru setelahnya mengerjakan salat. Beberapa diantaranya bahkan harus salat diakhir waktu karena urusan dunia yang tidak kunjung selesai.

Padahal ada keutamaan tersendiri jika seorang mukmin salat di awal waktu. Terlebih, bagi mereka yang sudah bersiap akan salat meski azan sebelum dikumandangkan. Lantas apa saja keutamaannya? Berikut empat keutamaan menunggu waktu shalat tiba.

1. Bukti Kecintaan Hamba
Keutamaan meunggu waktu shalat tiba yang pertama adalah sebagai bukti kecintaan seorang hamba kepada Sang Pencipta. Shalat merupakan media untuk komunikasi dengan Allah, lewat lantunan doa yang diucapkan setiap selesai shalat.

Ketika kita merindukan seseorang yang dicintai, tentu kita akan berusaha untuk tidak terlambat ketika memiliki janji bertemu. Sama halnya bagi orang yang merindukan Allah, kita akan senantiasa menunggu berjumpa dengan-Nya dan akan selalu mennggu perjumpaan tersebut.

2. Mengundang Kebaikan Lain
Keutamaan yang kedua yakni menunggu waktu shalay tiba akan membuat kita berkesempatan melakukan banyak kebaikan. Antara lain seperti membaca Al-Qur’an, i’tikaf, berdzikir, membereskan temptat shalat, dan amalan lainnya. Tentu saja perbuatan yang demikian akan menambah pahala selain pahala dari shalat yang akan dilakukan.

3. Kecilnya Peluang Bermaksiat
Keutamaan orang yang menunggu waktu shalat selanjutnya adalah kecilnya peluang untuk berbuat maksiat. Saat menunggu waktu shalat, tentu seseorang akan lebih berfokus untuk melakukan segala amalan kebaikan. Hal ini yang kemudian membuat kemungkinan untuk bermaksiat itu menjadi sangat kecil.

4. Menjaga Kebersihan Diri dan Hati
Keutamaan yang terakhir yaitu dapat menjaga kebersihan diri dan hati. Salah satu syarat sahnya shalat adalah bersihnya badan dan tempat shalat dari najis. Maka orang yang menunggu waktu shalat, ia sudah terlebih dahulu membersihkan diri dan tempatnya shalat.

Karena itu, Rasulullah SAW menjanjikan bahwa seseorang dikategorikan sedang shalat, tatkala ia meniatkan diri menunggu datangnya waktu shalat. Bahkan, saat itu para malaikat terus melantunkan doa agar kita dirahmati Allah SWT.

Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya salah seorang di antara kalian (terhitung) di dalam shalat selama tertahan oleh shalat sedang para malaikat mendoakan mereka: 'Ya Allah, ampunilah dia; ya Allah rahmati dia, selama dia tidak berdiri dari tempat shalatnya atau ber-hadats (batal wudhunya)." (HR Bukhari).

Demikianlah informasi mengenai empat keutamaan yang akan diperoleh muslim apabila menunggu waktu shalat. Sebagai seorang yang beriman, hendaklah shalat di awal waktu dan jika berkesempatan tunggulah waktu shalat tersebut tiba. Jangan menunda-nuda waktu shalat karena sibuk mengurusi kegiatan duniawi. Semoga bermanfaat.

Kamis, 21 Januari 2016

Tiga Golongan yang Disalami Malaikat Saat Hari Kiamat

Hari kiamat merupakan sebuah kepastian yang akan terjadi pada alam semesta. Setelah dunia porak poranda, manusia akan dibangkitkan dan dikumpulkan di Padang Mahsyar untuk menerima penghakiman.

Saat itu, manusia berada dalam kondisi tidak hina, yakni tidak berpakaian dan tidak beralas kaki. Manusia harap-harap cemas terhadap apa yang akan mereka terima nantinya, apakah akan ditempatkan di surga atau di neraka.

Namun ada golongan manusia yang akan mendapat perlakuan terhormat. Mereka disalami oleh malaikat karena amalannya sewaktu menjalani kehidupan di dunia. Lantas siapakah mereka yang mendapat penghormatan tersebut? Berikut ulasannya.

Diriwayatkan dari Ibnu Abbas ra. Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam pernah bersabda, “Tiga kelompok akan berjabat tangan dengan malaikat sewaktu dibangkitkan dari kuburnya. Mereka itu adalah para syuhada, orang-orang mukmin yang bertahajud di bulan Ramadhan, dan mereka yang berpuasa di hari Arafah.”

1. Para Syuhada
Syuhada adalah orang-orang yang yang optimis dan percaya diri untuk menyerahkan seluruh hidup dan matinya hanya di jalan Allah. Syahid dalam medan jihad memiliki kedudukan yang mulia dalam Islam.

Mereka rela meregang nyawanya demi berjuang di jalan Allah ini. Sehingga mereka mendapat kedudukan tinggi dengan mendapat penghormatan di salami oleh makhluk Allah yang mulia tersebut.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda “Ketika para hamba Allah bangkit untuk dihisab, datanglah sekelompok manusia sambil memanggul pedang mereka di leher dengan darah bercururan. Kemudian mereka berdesakan antri untuk masuk pintu surga. ditanyakan, “Siapakah mereka? Dijawab, “Mereka adalah para syuhada Allah, berjihad di jalan-Nya. Mereka hidup di sisi Tuhannya dan mendapat limpahan rezeki (HR. Thabrani).

2. Mukmin yang Bertahajud di Bulan Ramadhan
Golongan kedua yang akan disalami oleh malaikat pada hari kiamat adalah para mukmin yang melakukan salat tahajud pada malam-malam di bulan Ramadhan. Bulan Ramadhan memang menjadi moment yang tepat untuk umat islam berlomba-lomba melakukan kebajikan.

Tidak hanya amalan wajib, amalan sunnah pun memiliki tingkat pahala yang besar jika dilaksanakan pada bulan ini. Termasuk amalan salat tahajud yang begitu mulia. Jika kemudian Allah memberikan kesempatan spesial untuk berjabat tangan dengan malaikat, maka itu merupakan anugrah yang pantas diberikan kepada mereka.

”Puasa yang paling utama setelah puasa Ramadhan adalah puasa di bulan Muharam, bulannya Allah. Sedangkan shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat malam”. (HR. Muslim).

3. Golongan yang Berpuasa di Hari Arafah
Golongan ketiga yang akan di salami malaikat adalah mereka yang berpuasa pada hari arafah. Puasa arafah ini merupakan salah satu amalan utama di awal Dzulhijjah adalah pada tanggal 9 Dzulhijjah. Amalan ini dilaksanakan bagi kaum muslimin yang tidak melaksanakan ibadah haji. Para ulama sepakat jika hukum dari puasa ini adalah Sunat Muakkad. 

“Puasa Arofah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyuro (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu.” (HR. Muslim no. 1162).

“Tiga kelompok akan berjabat tangan dengan malaikat sewaktu dibangkitkan dari kuburnya. Mereka itu adalah para syuhada, orang-orang mukmin yang bertahajud di bulan Ramadhan, dan mereka yang berpuasa di hari Arafah.”

Awas, Empat Hal Ini Buat Malaikat Menjauhimu

Setiap hari manusia mendapat pengawasan dari malaikat yang  diutus Allah SWT.  Makhluk yang diciptakan dari cahaya ini mencatat seluruh gerak-gerik manusia sejak bangun hingga terlelap lagi.

Tidak hanya itu, berdasarkan Hadist Nabi malaikat juga diutus bagi manusia untuk selalu mengikutinya bergiliran baik dari muka maupun belakang. Padahal, tidak hanya diam, namun malaikat berdoa agar manusia senantiasa mendapat ampunan dan kebaikan. 

Namun ada tindakan yang membuat malaikat enggan mendekati manusia. Tidak hanya meninggalkan, malaikat juga melaknat serta mengutuk manusia yang dijauhi tersebut. Lantas, apa saja tindakan yang membuat malaikat menjauhi manusia?

1. Melaknat Para Wanita yang Menolak Keinginan Suaminya
Orang pertama yang akan dijauhi malaikat adalah seorang istri yang menolak keinginan suaminya. Seperti diketahui bahwa suami memiliki tanggung jawab yang besar terhadap istrinya. Sehingga tidak heran jika menolak perintah suami bisa membuat malaikat menjauhi manusia tersebut.

Penolakan istri terhadap perintah suami kerap kali membuat suami jengkel terhadap istri. Hal ini sebagaimana tertera dalam hadits Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wassalam yang artinya.

“Jika suami mengajak istrinya untuk tidur bersama, sedangkan sang istri menolak, lalu pada malam itu suaminya menjadi jengkel hatinya kepada istrinya, maka para malaikat melaknat (mengutuk) istrinya hingga pagi hari.” (H.R. Bukhari dan Muslim).

“Jika seorang istri meninggalkan tempat tidur suaminya, maka ia dilaknat oleh para Malaikat hingga ia kembali,”(HR. Bukhari)

2. Menjauhi Orang Junub
Malaikat juga menjauhi orang-orang yang junub. Itulah mengapa mereka yang tengah dalam hadas besar bersegera untuk mensucikan diri. Pada hakikatnya malaikat adalah makhluk Allah yang begitu suci. Sehingga sesuatu yang kotor tidak akan didekatinya.

Seperti yang diketahui, banyak sekali ibadah yang tidak diperkenankan kepada orang-orang yang memiliki hadas besar. Di antaranya adalah shalat, memegang Al-Qur’an, membaca Al-Qur'an dan lain-lain, adalah di antara ibadah yang tidak diperkenankan untuk dilakukan oleh mereka yang memiliki hadas besar.

“Dari Ibnu Abbas: Sesungguhnya malaikat itu tidak mendekat pada orang yang junub atau yang berlumuran dengan kesumba harum, hingga orang tersebut mandi.”

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwasanya Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda:

“Para malaikat senantiasa berdo’a untuk seseorang, selama ia masih berada di tempat shalat, (dan) selama masih belum berhadas.”

Keadaan bersih dan menjaga wudhu juga akan membuat kita cenderung untuk berbuat kebaikan. Misalnya tidak akan melakukan tindakan yang akan membatalkan wudhu seperti  menggunjing sesama, menceritaan kejelekan orang lain, dan kegiatan buruk lainnya.

3. Tidak Mau Masuk Ke Rumah yang di Dalamnya Ada Gambar atau Patung
Malaikat juga akan menjauhi orang-orang yang tinggal di rumah yang di dalamnya ada gambar dan patung. Seperti kita ketahui bahwa saat ini begitu banyak orang yang menghiasi rumahnya dengan dua asesoris tersebut.

Rasulullah SAW melarang adanya gambar di dalam rumah dan beliau melarang untuk membuat gambar.” (HR. Tirmizi no. 1749 dan beliau berkata bahwa hadits ini hasan shahih)

“Para malaikat tidak akan masuk ke rumah yang terdapat gambar di dalamnya (yaitu gambar makhluk hidup bernyawa)”

“Gambar itu adalah kepala, jika kepalanya dihilangkan maka tidak lagi disebut gambar.” (HR. Al-Baihaqi 7/270. Syaikh Al Albani mengatakan hadits ini shahih dalam As Silsilah Ash Shohihah no. 1921)

"Manusia yang paling berat azabnya di sisi Allah pada hari kiamat adalah tukang-tukang gambar/pelukis." (HR.Bukhari)

4. Tidak Mau Masuk Ke Rumah yang Terdapat Anjing
Malaikat juga akan menjauhi orang-orang yang di rumahnya terdapat anjing. Dalam sebuah riwayat dijelaskan bahwa malaikat Jibril berjanji akan mendatangi Nabi Muhammad SAW.

Namun setelah di tunggu, malaikat yang bertugas menyampaikan wahyu tersebut tidak kunjung datang ke rumah Nabi. Padahal, Malaikat Jibrli merupakan makhluk Allah yang tidak pernah ingkar ketika berjanji. Ternyata ada seekor anjing yang menyelinap di bawah tempat tidur Nabi.

Lalu berkatalah beliau shalallahu ‘alaihi wassalam kepada Aisyah radiyallahu anhu (istri beliau), “Aisyah, sejak kapan anjing ini masuk kesini?” Lalu Aisyah pun menjawab, “Demi Allah, aku tidak tahu.” Kemudian Nabi Muhammad menggiring anjing itu keluar.

Tidak lama kemudian Malaikat Jbril mendatangi rumah Nabi dan Rasulullah SAW pun mempertanyakan keterlambatannya.

“Kau telah berjanji kepadaku dan aku menunggumu, tapi engkau tidak juga datang.” Lalu malaikat Jibril memberitahu Nabi Muhammad,

“Di dalam rumahmu terdapat seekor anjing, sehingga ia menghalangiku untuk masuk, karena Kami (para malaikat) tidak mau masuk ke dalam rumah yang di dalamnya terdapat gambar (makhluk bernyawa) atau anjing. (H.R. Bukhari dan Muslim)

Malaikat merupakan makhluk Allah yang mulia. Kehadirannya tidak hanya diam, namun malaikat dengan kasih sayangnya selalu memohon ampunan untuk manusia atas dosa-dosa yang dilakukan manusia.  Bunyi do’a yang disampaikan para malaikat kepada Allah adalah, “Ya Allah, ampunilah baginya, ya Allah, kasihanilah dia.” (H.R. Bukhari)

Selasa, 19 Januari 2016

Hindari Lima Hal Penyebab Kerasnya Hati


Hati merupakan bagian yang paling mulia dan memiliki kedudukan paling agung di dalam tubuh manusia. Ibarat raja, hati menjadi standar kebaikan amalan yang dilakukan oleh tubuh. Jika baik amalan hati, maka baiklah semua amalan lainnya.

Akan tetapi, tidak semua manusia bisa menjaga kualitas hatinya. Sebab ada banyak hal yang ternyata bisa menyebabkan hati orang tersebut tidak bersih, dan keras. Akibatnya adalah mereka menjadi orang-orang yang sulit untuk menerima hidayah dan segala macam kebaikan.

Selain itu, kerasnya hati juga bisa mendatangkan pengaruh buruk terhadap kehidupannya di dunia. Oleh sebab itu, sebagai seorang muslim kita harus mengetahui perkara yang menyebabkan kerasnya hati. Apa saja? Berikut informasi selengkapnya.

1. Banyak Tertawa atau Tertawa Tanpa Sebab

Hal pertama yang dapat membuat hati menjadi keras adalah terlalu banyak tertawa ataupun tertawa tanpa sebab. Adapun tertawa yang dilarang di dalam Islam dan membuat hati menjadi keras adalah Qahqahah atau disebut juga dengan tertawa ala setan. Tertawa yang demikian ini merupakan tawa yang melebihi dari kebiasaan dan diikuti dengan memukul-mukul diri. Raulullah Saw melarang banyak tertawa, sebagaimana dalam sebuah hadis :

“Sedikitkanlah tertawa, karena banyak tertawa akan mematikan hati.: [ Shahih adabul mufrad : 252 ]

Sementara itu, Rasulullah sendiri memiliki kebiasan tersenyum bukan tertawa. Memperbanyak senyum merupakan amalan yang diperintahkan oleh agama. Bahkan senyuman seseorang kepada saudaranya dinilai sebagai sedekah. Rasulullah SAW bersabda:

“Senyummu pada saudaramu adalah shdaqah [ HR. Ahmad ].”

Selain itu, Rasulullah SAW juga memperbanyak untuk menangis kepada Allah Ta’ala. Kebiasaan beliau ini juga diikuti oleh para khulafa’ ar rasyidun dan para sahabat lainnya. Beliau bersabda dalam sebuah hadist ;

“Dan demi jiwaku yang ada ditangan-Nya, seandainya kalian mengetahui apa yang aku ketahui kalian akan sedikit tertawa dan banyak menangis.” [ Adabul mufrad 254 ]

2. Makan Ketika Belum Lapar atau Banyak Makan
Hal kedua yang bisa menjadi penyebab kerasnya hati adalah makan ketika belum lapar atau terlalu banyak makan. Ketika seseorang banyak makan, maka orang tersebut sudah mengikuti hawa nafsu perutnya.

Selain dapat membuat hati menjadi keras, makan terlalu banyak juga bisa membuat orang itu menjadi malas, berat badan tidak ideal, dan mudah terserang penyakit. Lebih dari itu, ternyata orang yang banyak makan juga akan sulit untuk berpikir. Rasulullah SAW bersabda:

“Tidak ada wadah paling buruk yang diisi manusia selain perutnya, cukuplah seorang anak Adam makan beberapa suap makanan saja yang dapat mengokohkan tulang punggungnya. Jika memang ia harus mengisi perutnya maka hendaknya ia mem-berikan sepertiga untuk makanannya, sepertiga untuk minumannya dan sepertiga lagi untuk nafasnya”. { HR. At-Tirmidzi}

3. Bicara Tanpa Keperluan atau Bicara Berlebihan
Berbicara tanpa keperluan atau berbicara berlebihan ternyata juga dapat menyebabkan kerasnya hati. Hal tersebut bisa terjadi karena lidah merupakan salah satu perwakilan dari suara hati. Rasulullah SAW bersabda:

“Tidak akan lurus iman seorang hamba hingga lurus hatinya. Dan tidak akan lurus hatinya hingga lurus lisannya.” [ HR. Ahmad ].

Itulah yang menyebabkan Rasulullah menyuruh umatnua untuk berkata yang baik atau lebih baik untuk diam. Sebagaimana sabda beliau yang artinya:

“Barangsiapa yang berimana kepada Allah dan hari kiamat, hendaklah dia berkata benar atau diam,” [HR. Al-Bukhari}

4. Banyak Dosa dan Maksiat
Hal keempat yang menjadi penyebab kerasnya hati adalah karena banyaknya dosa dan maksiat yang dilakukan oleh orang tersebut. Baik dosa besar ataupun dosa kecil, ternyata keduanya sangat berpengaruh negatif terhadap hati manusia. Allah SWT berfirman:

“Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu menutupi hati mereka,” (QS. Al Muthoffifin: 14).

Makna ayat di atas diterangkan dalam hadits berikut:

Dari Abu Hurairah, dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda, “Seorang hamba apabila melakukan suatu kesalahan, maka dititikkan dalam hatinya sebuah titik hitam. Apabila ia meninggalkannya dan meminta ampun serta bertaubat, hatinya dibersihkan. Apabila ia kembali (berbuat maksiat), maka ditambahkan titik hitam tersebut hingga menutupi hatinya. Itulah yang diistilahkan ‘ar raan’ yang Allah sebutkan dalam firman-Nya (yang artinya), ‘Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu menutupi hati mereka’,”(HR Tirmidzi).

5. Teman yang Buruk
Hal terakhir yang menyebabkan kerasnya hati tenyata adalah teman yang buruk. Sebagian ulama salaf berkata, “Kerasnya hati karena empat hal: melampui batas; makan, tidur, bicara, pergaulan.” Allah SWT berfirman:

“Dan (Ingatlah) hari (ketika itu) orang yang zalim menggigit dua tangannya, seraya berkata: ‘Aduhai kiranya (dulu) Aku mengambil jalan bersama-sama Rasul.’ Kecelakaan besarlah bagiKu; kiranya Aku (dulu) tidak menjadikan sifulan itu teman akrab(ku). Sesungguhnya dia Telah menyesatkan Aku dari Al Quran ketika QS Al Quran itu Telah datang kepadaku. dan adalah syaitan itu tidak mau menolong manusia,”(Al-Furqan: 27-29).

Tenyata, pergaulan bersama teman itu sangat berpengaruh terhadap hati seseorang. Bergaul dengan orang yang baik akan membuat seseorang juga bisa menjadi baik dan sebaliknya. Rasulullah SAW bersabda:

“Seseorang itu tergantung kepada agama teman dekatnya. Maka hendaklah seseorang melihat siapa yang dijadikan teman dekatnya,” (HR Ahmad, Tirmidzi, Abu Daud, dihasankan oleh Al-Albani).

Itulah lima penyebab yang bisa membuat kerasnya hati. Pengaruh kerasnya hati ini sangatlah besar, karena dapat membuat sulit untuk menangis dan hilangnya perasaan takut kepada Allah SWT. Sebagai muslim yang baik, hendaknya kita menghindari perkara-perkara di atas  agar Allah senantiasa memberikan kebaikan bagi kehidupan kita.

Ternyata, Banyak Sujud Memperlancar Rezeki

Sujud merupakan salah satu rukun yang wajib dilakukan muslim saat melaksanakan salat. Dari awalnya tubuh yang berada dalam posisi tegak, kemudian beralih ke posisi yang paling bawah.

Filosofi posisi ini adalah merendahkan diri sebagai makhluk paling lemah di hadapan Allah. Sujud juga menjadi gambaran ketaatan dan kerendahan seorang hamba di depan Rabb-Nya.

Ternyata banyak sujud dapat memperlancar rezeki. Berdasarkan hadist Nabi, posisi sujud ini adalah waktu yang mustajab untuk berdoa, sehingga semakin banyak sujud maka setiap permohonan kelimpahan rezeki akan semakin cepat dikabulkan.

"Hai orang-orang yang beriman, ruku'lah kamu, sujudlah kamu, sembahlah Tuhanmu dan perbuatlah kebajikan supaya kamu mendapat kemenangan." (Q.S. Al Hajj:77)

Rasulullah saw bersabda: Hamba yang paling dekat kepada Tuhannya adalah hamba yang sedang sujud, maka perbanyaklah do’a oleh kamu sekalian pada waktu sujud.”(HR.Muslim).

Namun demikian, bukan berarti doa yang kita panjatkan ketika sujud tidak sesuai dengan aturan yang ditetapkan Nabi Muhammad SAW. Tetap saja, doa-doa tersebut harus sesuai dengan yang diajarkan Rasulullah SAW.

“Bahwasanya Rasulullah Saw memperbanyak do‘a pada waktu ruku’ dan sujudnya dengan membaca: “Subhanaka Allahumma rabbana wa bihamdika Allahummagfirli” (HR. Muslim).

“Diriwayatkan dari Hudaifah ra ia berkata : Aku pernah salat bersama Nabi SAW, di dalam rukuknya beliau membaca : Subhaana rabbiyal-‘adziim dan dalam sujudnya: Subhana rabbiyal-a’la, Mahasuci Allah, Tuhanku Yang Maha Tinggi, dan aku sujud' dengan memuji-Mu” (HR. Muslim)

Adapun diriwayatkan dari Aisyah ia berkata : Bahwasanya Rasulullah saw dalam rukuk dan sujudnya beliau membaca : Subbuhun Quddusun Rabbul Malaikati war-Ruuh, (Mahasuci, Maha Qudus, Rabbnya para malaikat dan ruh)”(HR. Muslim)

Jumat, 15 Januari 2016

Baca Kalimat Ini Agar Terhindar dari Bahaya

Merasa diri dalam bahaya mungkin sering kita alami dalam kehidupan sehari-hari. Kondisi yang dianggap mengancam ini kerap membuat perasaan cemas, was-was serta tidak tenang ketika menjalankan aktivitas.

Manusia memang sepantasnya waspada terhadap segala kondisi agar terhindar dari bahaya. Tidak hanya dari perbuatan yang dilakukan manusia, namun bahaya juga bisa datang karena perbuatan setan yang selalu mengintai.

Nabi Muhammad SAW kerap membaca kalimat ini agar terhindar dari bahaya. Tidak hanya dari kejahatan yang dilakukan manusia, namun Allah akan menjaga kita dari hewan buas serta bahaya setan yang terkutuk. Seperti apa doanya? Berikut ulasannya.

Khaulah binti Hakim  mendengar Rasulullah SAW pernah bersabda yang artinya. “Barang siapa singgah di suatu tempat lalu membaca (kalimat ini), maka dia tidak akan terkena bahaya apa pun hingga dirinya meninggalkan tempatnya.” (HR Ahmad  dalam Kitab Musnad)

“Kalimat ini” dalam hadist tersebut berbunyi "A'udzu bi kalimatillah at-tammah min Syarri ma khalaq" yang artinya : (Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan makhluk yang diciptakan-Nya). (HR Muslim).

Sejatinya umat Muslim memang hanya meminta perlindungan kepada Allah SWT melalui doa-doa yang sudah diajarkan Nabi Muhammad. Kalimat doa ini juga bisa mencegah diri agar terhindar dari gangguan binatang buas dan hewan melata.

Dari Abu Hurairah r.a. dia berkata, seseorang mendatangi Rasulullah Salallahu 'Alaihi Wasalam dan berkata : "Wahai Nabi, tadi malam aku disengat kalajengking." Rasulullah bersabda : "Jika disore hari engkau mengucapkan A'udzu bi kalimatillah at-tammah min Syarri ma khalaq niscaya tidak akan membahayakanmu. (HR Muslim)

Suhail (Perawi hadits ini) berkata, "Keluarga kami selalu mengajarkan bacaan tersebut, mereka membaca setiap malam. Suatu hari seorang budak tidak membacanya hingga ia tidak punya tameng dari sengatan kalajengking." (HRTirmidzi).

Al-Qurthubi Rahimahullah berkata, "Hadit diatas shahih dan benar, kami mengetahui kebenarannya baik secara dalil maupun kenyataan." Al-Futuhat ar-Rabbaniyyah, Ibnu Allan.

Kalimat ini merupakan kalimat yang diajarkan Malaikat Jibril Alaihissalam  kepada Nabi Muhammad tatkala setan akan membunuhnya. Dari Abut At Tayyah Radliyallahu'anhu, berkata Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam ketika datang setan kepadanya?  dia berkata;

"Setan datang secara bergemuruh  dari lembah-lembah dan bukit-bukit dan di antara mereka ada yang membawa obor di tangannya, hendak membakar wajah Rasulullah SAW lalu Jibril Alaihissalam turun kepada (Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam) dan berkata; wahai Muhammad katakanlah! Beliau bertanya, "Apa yang saya harus baca?" (Jibril alaihissalam) berkata; bacalah: A'udzu Bi Kalimatillahi Taammati Min Syarri Maa Kholaq Wa Dzaroa Wa Baroa Wa Min Syarri Ma Yanzil Minas Samaai Wa Min Syarri Ma Ya'ruju Fiihaa Wa Min Syarri Fitanil Laili Wan Nahaari Wa Min Syarri Kulli Thoriqin Illaa Thooriqon Yathruqu Bi Khoirin Ya Rohman (aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari kejelekan yang Dia ciptakan, yang Dia buat dan yang Dia adakan dan dari kejelekan apa saja yang turun dari langit dan dari kejelekan apa saja yang naik padaNya, dan dari kejelekan fitnah malam dan siang, dan dari kejelekan yang datang pada malam hari kecuali yang datang dengan kebaikan wahai Rahman (tuhan yang maha pengasih). Lalu api mereka padam dan Allah Tabaaroka wa ta'ala menghancurkan mereka” (HR Ahmad No.14913).

Allah SWT memberikan tameng kepada kita berupa doa-doa yang diajarkan Nabi Muhammad SAW. Semoga bisa selalu kita baca dalam segala kondisi, serta menjadi dzikir yang selalu kita ucapkan agar mendapatkan pertolongan dari Allah SWT dari marabahaya. Semoga informasi ini bermanfaat dan terimakasih sudah membaca.  ***

Selasa, 12 Januari 2016

Baca Doa Ini Saat Bertengkar dengan Pasangan

Perasaan marah atau emosi tentu dimiliki oleh semua orang, tidak terkecuali pasangan suami istri. Akan tetapi mereka berusaha untuk mengurangi bahkan menghindari perasaan tersebut muncul agar hubungannya baik-baik saja.

Akan tetapi pada kenyataannya perasaan emosi bisa terjadi kapan saja. Ada banyak alasan yang bisa menyulut terjadinya emosi dalam sebuah hubungan. Mulai dari salah paham, kekurangan uang belanja hingga cemburu yang berlebihan.

Biasanya masalah-masalah seperti ini bisa menyebabkan pertengkaran dan hubungan menjadi renggang. Untuk menghindari hal tersebut, ternyata di dalam agama Islam telah diajarkan tentang doa yang bisa dibaca ketika sedang bertengkar dengan pasangan. Bagaimana bacaan doa tersebut? Berikut informasinya.

Ketika sedang bertengkar dengan pasangan, berusahalah untuk terus bersabar dan jangan sampai tersulut emosi yang berlebihan. Selain itu, bacalah doa berikut ini saat bertengkar dengan pasangan:

“A’uudzu billaahi minasy syaithaanirr rajiim. Allaahummaghfir lii dzanbii wa adzhib ghaidza qalbii wa ajirnii minasy syaithaanir rajiim.”

Artinya: “Aku berlindung dari godaan setan yang terkutuk. Ya Allah, ampunilah dosaku dan hilangkanlah kepanasan hatiku dan lepaskanlah aku dari setan yang terkutuk.” (HR. Bukhari Muslim).

Menurut riwayat Ibnu Sunni, Aisyah pada suatu hari sedang marah, maka Rasulullah Saw. bersabda kepadanya, “Ya Aisyah, bacalah olehmu zikir ini (diatas) supaya hilang kemarahanmu.”

Menurut riwayat Bukhari Muslim, Rasulullah Saw. berkata kepada salah seorang sahabat yang kala itu sedang memuncak kemarahannya, “Saya memiliki kalimat yang kalau dibaca maka hilanglah kemarahanmu, yaitu ta’awwudz ini (doa diatas).”

Selain membaca doa di atas, berusahalah untuk mengalah dan jangan mengedepankan ego masing-masing. Sebab ketika keduanya sama-sama egois, hal buruk berpotensi dapat terjadi pada hubungan anda dan pasangan.

Hindari pula kata-kata yang memaki ataupun menyakitkan lainnya, sebab hal ini bisa saja membuat pasangan menjadi sedih dan kecewa dengan sikap emosi anda yang terlalu berlebihan tersebut. Berusahalah untuk selalu menjadi pendengar yang baik ketika sedang bertengkar dan perbanyaklah introspeksi diri.

Demikianlah ulasan mengenai doa yang harus dibaca ketika pasangan sedang bertengkar. Belajarlah untuk selalu mengontrol emosi dan amarah, agar hubungan yang sudah dibina itu berjalan dengan baik dan jika terjadi masalah maka selesaikanlah dengan hati yang dingin dan pikiran yang tenang.

Kamis, 07 Januari 2016

Inilah Cara Agar Anda Didoakan Jutaan Manusia di Dunia


Doa merupakan permintaan seorang hamba kepada Rabbnya ketika menginginkan dan berharap sesuatu. Tidak melulu hanya materi, manusia juga berdoa agar mendapat ampunan, diberikan kesehatan dan keselamatan.

Tidak hanya doa yang dimunjatkan sendiri, terkadang apa yang kita dapatkan juga berkat doa dari orang tua, keluarga dan kerabat. Sungguh sebuah kebahagiaan jika nama kita termasuk dalam doa orang-orang yang kita sayangi.

Namun tahukah anda bahwa ternyata kita bisa mendapatkan doa dari jutaan manusia yang ada di dunia? Tetapi tentunya hal ini tidak didapatkan dengan cara yang mudah, namun dengan amalan tertentu. Apakah amalan itu? Berikut cara  agar anda didoakan jutaan manusia di dunia.

Sepanjang hidupnya Nabi Muhammad SAW selalu mengajarkan bagaimana cara kita agar tidak mementingkan diri sendiri. Termasuk didalamnya urusan doa mendoakan orang lain. Nabi yang doanya selalu dihijabah oleh Allah tidak lupa untuk selalu mendoakan umatnya dan mengajarkan doa agar umatnya juga mendoakan sesamanya.

Dalam sebuah nasihat yang disampaikan lmarhum Syekh Moulana Ghulam Habib Sahib dijelaskan, jika kita ingin menjadi manusia yang didoakan oleh jutaan manusia yang lain, maka jadilah orang yang saleh.

Mengapa demikian? Dalam shalat manusia akan membaca tasyahud awal dan akhir. Isi doa ketika duduk diantara dua sujud ini adalah “Assalammu ‘alaina wa ‘ala ibadillahis salihin." (Semoga kesejahteraan dilimpahkan kepada kami dan untuk seluruh hamba Allah yang saleh.)

Kami dalam doa tersebut merujuk kepada sebanyak-banyaknya manusia. Untuk itu, jika kita ingin didoakan oleh jutaan orang di dunia, maka jadilah orang shaleh agar menjadi bagian dari doa tersebut.

Bayangkan saja, berapa jumlah umat Muslim di dunia ini yang menjalankan shalat dalam sehari semalam. Itulah satu satu kekuatan Islam, umatnya saling doa-mendoakan dalam kebaikan.

“At tahiyyaatul mubaarokaatush sholawaatuth thoyyibaat lillah. Assalaamu ‘alaika ayyuhan nabiyyu wa rahmatullahi wa barokaatuh. Assalaamu ‘alainaa wa ‘alaa ‘ibaadillahish sholihiin. Asyhadu alla ilaaha illallaah wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhu wa rosuuluh (artinya: Segala ucapan selamat, keberkahan, shalawat, dan kebaikan adalah bagi Allah. Mudah-mudahan kesejahteraan dilimpahkan kepadamu wahai Nabi beserta rahmat Allah dan barakah-Nya. Mudah-mudahan kesejahteraan dilimpahkan pula kepada kami dan kepada seluruh hamba Allah yang shalih. Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah melainkan Allah, dan aku bersaksi bahwa Muhammad itu adalah hamba-Nya dan utusan-Nya)” (HR. Muslim no. 403).

Rabu, 06 Januari 2016

Ternyata, Terapi Bangun Subuh dapat Cegah Stroke

Stroke merupakan penyakit menakutkan yang bisa menyerang siapa saja tidak peduli usia penderitanya. Penyakit ini bisa terjadi karena adanya penyumbatan pada pembuluh darah otak atau pecahnya pembuluh darah.

Hal yang bisa diakibatkan oleh pecahnya pembuluh darah tersebut bisa menyebabkan kelumpuhan pada sebagian anggota tubuh bahkan lebih parahnya bisa mengakibatkan kelumpuhan total bagi penderitanya. Hal inilah yang mendasari banyak orang mencari ahli terapi untuk menyembuhkan stroke.

Tidak sedikit biaya yang harus dikeluarkan untuk melakukan segala macam terapi demi mengobati stroke ini. Namun tahukah anda ternyata bangun subuh bisa menjadi terapi yang dapat mencegah stroke? Berikut informasi selengkapnya.

Sebuah kewajiban bagi muslim untuk melaksanakan shalat lima waktu. Salah satunya adalah shalat subuh yang dilakukan pada pagi hari. Ternyata,selain bernilai ibadah, shalat di waktu subuh juga memiliki dampak yang sangat baik bagi tubuh manusia.

Dalam sebuah penelitian medis ditemukan bahwa shalat subuh bermanfaat salah satunya untuk mencegah penyakit stroke. Sebuah penelitian terbaru dunia kedokteran mempelajari mengenai banyaknya kasus terjadinya serangan jantung dan stroke yang sering terjadi pada pagi hari.

Dalam penelitian tersebut, secara spesifik disebutkan bahwa serangan tersebut dapat terjadi pada pukul 06.30 pagi. Di waktu tersebut, resiko terserang penyakit jantung, stroke ataupun penyakit terkait kardiovaskuler lainnya akan sangat besar.

Namun hal ini berkemungkinan kecil terjadi pada mereka beraktivitas melakukan kegiatan seperti bangun subuh dan tidak tidur lagi setelahnya, atau yang berolahraga rutin setiap harinya. Hal ini dikarenakan dengan aktivitas ini membuat tubuh akan lebih mudah beradaptasi/mengkompensasi perubahan irama sirkadian tubuh.

Mereka juga mempelajari mengenai pelajari tentang perubahan tingkat protein Plasminogen activator inhibitor-1 (PAI-1) didalam tubuh, yang menghambat pemecahan bekuan/gumpalan darah.Menurut hasil dari para peneliti, yang menjadi faktor penyumbang serangan stroke dan jantung paling utama itu adalah gumpalan darah.

Berdasarkan penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Blood, penurunan dari kadar PAI-1 puncaknya terjadi sekitar 06.30. Pada saat itu, Protein plasminogen activator inhibitor-1 (PAI-1) harus bekerja lebih ekstra untuk memperlambat pembekuan darah dan membuat jumlah protein menurun pada pagi hari. Akhirnya, kondisi tersebut menyebabkan peningkatan angka stroke dan serangan jantung lebih mungkin terjadi pada waktu itu.

Dr Frank Scheer seorang penulis studi sekaligus direktur medis Chronobiology Program di Birmingham dan woman hospital,mengungkapkan bahwa temuan tersebut menunjukkan bahwa sistem sirkadian, atau jam biologis tubuh, memberikan kontribusi terhadap peningkatan risiko kejadian kardiovaskular di pagi hari.

Demikianlah ulasan mengenai terapi bangun subuh yang bisa mencegah stroke. Sungguh manfaat yang sangat luar biasa dari kegiatan yang mungkin di anggap sepele bagi sebagaian orang. Di balik setiap perintah Allah tentu ada hikmah yang terkandung di dalamnya. Allah adalah Dzat Yang Maha Tahu atas segala sesuatu.

Tiga Orang yang Doanya Selalu Terkabul

Doa merupakan permohonan seorang hamba kepada Rabbnya ketika menginginkan sesuatu. Ada yang terkabul dengan cepat, ada yang lama, dan ada pula doa yang ditolak Allah dan tidak kunjung dikabulkan sepanjang hidupnya.

Ketika berdoa kita kerap harap-harap cemas apakah doanya akan dijawab. Manusia hanya bisa berdoa dan berharap, namun keputusan terkabul atau tidak tetap Allah yang menentukan.

Namun  dalam hadist disebutkan bahwa ternyata ada orang yang doanya tidak pernah ditolak Allah. Tiga orang ini ketika memanjatkan sesuatu permintaan pasti akan selalu dikabulkan oleh Allah. Siapa saja mereka? Berikut ulasannya.

Rasulullah SAW bersabda yang artinya: Ada tiga orang yang tidak ditolak do'a mereka: (1) Orang yang berpuasa sampai dia berbuka; (2) Seorang penguasa yang adil; (3) Dan do'a orang yang dizalimi (teraniaya). Do'a mereka diangkat oleh Allah ke atas awan dan dibukakan baginya pintu langit dan Allah bertitah, "Demi keperkasaanKu, Aku akan memenangkanmu (menolongmu) meskipun tidak segera." (HR. Tirmidzi)

1. Orang yang Berpuasa hingga Berbuka
Orang pertama yang dijelaskan Rasulullah SAW bahwa doanya tidak pernah ditolak Allah adalah Orang yang berpuasa sampai dia berbuka. Ada beberapa alasan kenapa orang ini doanya begitu mustajab. Salah satunya, mereka tengah menjalankan perintah Allah SWT. Dan Allah SWT sangat mencintai orang-orang yang menjalankan perintahnya teruma ibadah wajib seperti puasa Ramadhan.

Ibnu Mas’ud berkata; “Bawalah kebutuhan-kebutuhanmu dalam ibadah wajib.” (Riwayat Abdurrazzaq dalam al Musannaf).

Orang yang berpuasa juga akan menahan diri dari perbuatan-perbuatan yang melanggar aturan Allah. Sehingga pada saat itu jiwanya suci, serta terhindar dari sikap sombong karena berusaha merendahkan diri di hadapan Allah. Oleh karena itu, dia lebih dekat dan lebih taat kepada Tuhan, meninggalkan makanan dan minuman karena takut kepada Sang Maha Pemberi. 

2. Penguasa yang Adil
Rasulullah SAW juga menyebutkan bahwa Doa yang mustajab dan tidak akan tertolak adalah doanya penguasa yang adil. Pemimpin yang adil laksana bayang-bayang Tuhan, karena Adil sendiri merupakan salah satu sifat Allah yakni Al Adlu atau yang Maha Adil. Mana dari adil disini adalah menempatkan sesuatu sesuai dengan proporsi dan pengambil keputusan yang tepat.   Lantas mengapa doa sang pemimpin adil mudah terkabul?

Jawabnya karena Ia menanggung berbagai pengharapan hajat hidup orang banyak. Diceritakan dalam kisah riwayat Mahsyur, bahwa suatu ketika saat Umar bin Khattab menjadi pemimpin, Beliau begitu terkenal sebagai pemimpin yang adil.

Saat itu, Gubernur Mesir Amr bin Ash mengadu kepada sang khalifah tentang peceklik panjang yang menimpa warga Mesir saat itu. Sungai Nil yang menjadi sumber kehidupan di negeri tersebut tidak lagi mengalirkan air.

Amirul Mukminin kemudian memanggil Amr bin Ash untuk datang ke Madinah. Ia kemudian memberikan surat kepada  Amr bin Ash untuk dilemparkan ke sungai Nil. Surat tersebut berisi doa sang khalifah yang isinya  "Wahai sungai, engkau adalah makhluk Allah yang diciptakan oleh-Nya untuk menolong hamba-Nya yang lain, jika engkau adalah makhluk ciptaan Allah bantulah hamba-hamba Allah dan mengalirlah engkau!"

Doa Umar bin Khattab begitu mustajab, karenanya hingga kini sungai Nil  tidak pernah lagi mengalami kekeringan.

3. Orang yang Teraniaya
Anda sebaiknya berhati-hati jika menghadapi orang yang teraniaya atau kesusahan. Jika tidak dapat membantu, sebaiknya tidak melakukan tindakan yang bisa menyakiti hatinya. Karena Allah telah menjamin doa mereka akan terkabul.

Allah sebenarnya tidak menyukai doa yang buruk yang ditujukan kepada orang lain. Namun ada kondisi dimana doa baik doa itu baik ataupun buruk akan dikabulkan oleh Allah SWT.  Adalah doa orang-orang yang terdzalimi dan teraniaya.

”Allah tidak suka seseorang mengatakan sesuatu yang buruk kepada seseorang dengan terang-terangan melainkan orang yang dizalimi maka dia boleh menceritakan kezaliman tersebut; dan Allah itu maha mendengar dan maha mengetahui.” ( 148 : an-Nisa)

“Hendaklah kamu waspada terhadap doa orang yang dizalimi sekalipun dia adalah orang kafir. Maka sesungguhnya tidak ada penghalang diantaranya untuk diterima oleh Allah.” Hadis riwayat Ahmad – sanad hasan.

Minggu, 03 Januari 2016

Delapan Tanda Pria Bermasa Depan Cerah

Memilih pasangan untuk menjalani pernikahan ternyata bukanlah hal yang mudah. Banyak orang yang sulit menemukan orang yang tepat untuk dijadikan pasangan hidup mereka kelak. Ada banyak faktor yang menyebabkan hal tersebut, salah satunya adalah tingginya kriteria yang diinginkan.

Hal seperti ini banyak terjadi di kalangan wanita. Mereka cenderung mencari pasangan yang fisiknya bagus, berasal dari keluarga terpandang dan mapan. Namun, pria dengan tipe demikian ini tentu sulit untuk ditemukan.

Akan tetapi, jika tidak bisa menemukan pria dengan kriteria demikian. Mungkin para wanita perlu melirik salah satu kriteria yang satu ini, yaitu pria yang berpotensi sukses dimasa depan. Berikut ini delapan tanda pria bermasa depan cerah yang pantas dijadikan pasangan hidup.

1. Punya Tujuan Hidup
Tanda pertama yang dimiliki oleh pria bermasa depan cerah adalah mereka yang memiliki tujuan hidup. Cari tahu mengenai tujuan hidup mereka, jika ia menjawab secara rinci apa saja rencananya dalam jangka pendek, menengah dan panjang, maka ia memiliki tujuan sangat jelas.

Tidak hanya itu, biasanya pria yang berciri demikian ia telah menyiapkan rencana cadangan untuk mengantisipasi apabila terjadi kegagalan dalam pencapaiannya. Namun, jika si pria menjawab “Kita lihat saja nanti, jalani saja hidup ini seperti air mengalir.” Itu menandakan bahwa si pria tersebut tidak memiliki tujuan hidup.

2. Mandiri
Hal selanjutnya yang harus diperhatikan, pria yang bermasa depan cerah itu adalah mereka yang mandiri. Ia tidak bergantung kepada orang lain, melainkan mengandalkan kemampuannya sendiri dalam melakukan apapun.

Pria yang demikian ini menunjukkan bahwa ia adalah sosok yang bertanggung jawab atas diri sendiri bahkan juga hidup orang lain yang mereka sayangi. Tidak hanya itu, pria yang mandiri juga tidak perbah mengeluh. Sebab ia menyadari bahwa harus ada kerja keras untuk mencapai sebuah kesuksesan. Jika sudah mendapatkan pria bertipe ini, jangan sesekali berpikir untuk melepaskannya jika tidak ingin menyesal.

3. Hobi Menolong
Jika ada pria yang suka mengulurkan tangannya untuk membantu orang lain, maka pria yang demikian ini memiliki masa depan cerah untuk kehidupannya. Kebaikannya dalam menolong orang tersebut akan menjadi bekal atau tabungan untuk menuju kesuksesannya di masa depan kelak. Bisa jadi nasibnya akan berubah setelah menolong orang yang ternyata berperan penting dalam kariernya di kemudian hari. Berbanggalah jika memiliki pria yang demikian dan terus dukung ia untuk menjalankan aksi muliannya itu.

4. Bersahabat dan Berwawasan
Tanda pria dengan masa depan selanjutnya adalah mereka yang bersahabat dan berwawasan. Sikap yang demikian ini biasanya akan membuat ia mudah dalam mengambil hati banyak orang, termasuk untuk melobi orang penting yang berkaitan dengan kariernya.

Pria yang berwawasan luas juga akan mudah menarik perhatian dari orang. Tidak heran ia memiliki kualitas kepribadian yang baik, maka kesuksesan pun akan segera menghampirinya dengan segera.

5. “Family Man”
Selain bersahabat dan memiliki wawasan luas, pria yang bermasa depan cerah juga mengedepankan keluarga mereka. Pria tipe ini sangat bertanggung jwab dan menyayangi keluarga, hal inilah yang mungkin membuat mereka sangat memperhatikan perkembangan kariernya.

Ia akan senantiasa meningkatkan kariernya agar lebih baik lagi demi keluarganya. Selain itu, pria yang memiliki tanda ini cenderung setia pada pasangannya sehingga ia bisa menyeimbangkan waktu dan pikirannya untuk pasangan dan pekerjaan serta keluarganya.

6. Memiliki Investasi
Selain pria tersebut sayang terhadap keluarga, mereka yang berciri masa depan cerah juga memiliki investasi. Meskipun saat ini penghasilan mereka tidak begitu besar, namun ia tetap bisa mengatur pendapatannya tersebut dan bahkan menabungnya.

Dengan tabungannya tersebut, ia mulai milirik kepada peluang bisnis. Pria yang demikian ini biasanya akan mencapai kesuksesan karena kerja keras yang dilakukannya. Pria yang demikian patut menjadi pilihan dalam memilih pasangan karena ia sangat memikirkan masa depan.

7. Realistis dan Lurus
Tanda selanjutnya yaitu pria yang realistis dan lurus. Meskipun ia memiliki semangat yang luar biasa dalam meraih mimpi. Namun ia juga berfikir lurus dalam mencapai kesuksesan tersebut, ia tidak akan menghalalkan segala cara untuk mendapatkan itu semua. Sebab itu mengetahui bahwa hal ini justru bisa menghancurkan masa depan dan karirnya kelak.

Selain itu, pria tipe ini juga sadar dengan kemampuan yang dimilikinya. Ia tidak mau serakah dalam mengambil pekerjaan yang bukan bidangnya. Karena ia menyadari bahwa setiap orang memiliki kelebihannya masing-masing.

8. Optimistis dan Positif
Tanda terakhir dari orang yang memiliki masa depan cerah adalah pria yang senantiasa optimis dan berpikir positif. Ia mengetahui bahwa setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan, namun ia selalu percaya diri saat berinteraksi dengan orang lain ataupun ketika diberi tanggung jawab.

Selain itu, ia juga tidak pernah berkata “tidak bisa” atau malas untuk melakukannya. Pria tipe ini selalu berpikir positif dan menganggap setiap tantangan yang datang itu pasti ada solusi dan ia percaya diri untuk menyelesaikannya.

Demikianlah ulasan mengenai delapan tanda pria bermasa depan cerah. Untuk para wanita, jika sudah menemukan pria yang demikian, jangan pernah sesekali berpikir untuk berpaling kepada orang lain yang lebih sukses. Karena pria ini juga berpotensi meraih kesuksesan jika selalu diberi dukungan.